Tentang Evilfactory

Tentang Evilfactory

My slow but serious business 5 min read

Beberapa minggu ini sering memikirkan tentang kehidupan. Tujuan gue hidup dan impact atas eksistensi diri gue didunia ini. Bukan tentang eksistensi "narsisus", tapi lebih dampak baik yang bisa gue berikan ke orang atau partikular lain yang ada didunia ini.

Kebahagiaan

Gue seperti sudah lupa apa itu bahagia, atau bagaimana itu bahagia. Mungkin karena setiap hari hidup gue merasa bahagia, sampai arti dari 'bahagia' itu sendiri menghilang. Lo tau rasa sedih seperti apa, jika lo setiap hari sedih, lo lupa cara sedih bagaimana, karena setiap hari lo sedih. Mungkin seperti itu gambarannya.

Ketika gue merasa sudah lupa cara untuk bahagia, waktunya diri gue untuk mempelajari bagaimana cara membuat orang lain bahagia. Setiap orang memiliki parameter kebahagiaannya yang berbeda-beda, dan ini menjadi latihan bagi gue untuk bisa memahami variable apa yang bisa membuat orang bahagia.

Variable apa yang bisa membuat negasi dari bahagia tersebut, yang berarti harus hindari.

Pekerjaan

Setiap orang menurut gue suka dengan bekerja. Mungkin bagi umat muslim, pekerjaan merupakan salah satu ibadah; Membantu orang, tidak ber-malasan, dan dapat menghasilkan sesuatu yang biasa disebut produktif. Terlebih bila apa yang kita hasilkan tersebut bermanfaat bagi orang lain, sungguh senangnya pasti.

Gue mempunyai mimpi untuk bisa membantu orang-orang mendapatkan pekerjaan, yang pastinya dibayar. Baik membuka lowongan pekerjaan sendiri, me-refer orang lain untuk mendapatkan pekerjaan, dan lain-lain. Intinya, bekerja. Ingin bekerja untuk diri sendiri atau orang lain, gue enggak terlalu peduli. Yang penting jangan nganggur, jangan malas, dan apa yang kita kerjakan itu memiliki dampak untuk banyak orang.

Gue bodo amat dengan istilah Budak korporat, atau kerja untuk orang lain. Selagi apa yang gue lakukan memang berdampak untuk orang banyak, mengapa tidak? Selagi lingkungan kerja gue sehat (lahir & batin), mengapa tidak? Persetan eksistensi & egoisme, percuma kerja untuk diri sendiri tapi dampak & manfaatnya hanya bisa dinikmati oleh diri sendiri.

Passion

Gue yakin setiap orang memiliki hobi. Gue tersadar bahwa "berbagi" adalah hobi gue, gue rela mengeluarkan waktu & uang untuk menyalurkan hobi gue tersebut. Passion mungkin hampir sama dengan hobi, namun secara cakupan berbeda. Hobi kita adalah membaca buku, maka dengan cara apapun (mengeluarkan uang, menghabiskan waktu, dll) akan kita lakukan untuk menyalurkan hobi kita tersebut. Beda bila passion kita adalah membaca buku, alih-alih mengerluarkan; Malah menghasilkan. Alih-alih merasa "membuang waktu", malah "pekerjaanku memang itu". Alih-alih hanya menikmati "hasil bacaan" untuk kita sendiri, malah "membiarkan orang lain mendapatkan manfaat dari hasil bacaan kita tersebut".

Tentang Evilfactory

Evilfactory merupakan proyek iseng gue namun benar-benar gue seriusin. Sekarang baru cuma ada 3 orang (yang serius), dan gue anggep semuanya sebagai sang pemilik juga. Misi gue dalam membuat evilfactory ini adalah untuk ber-inovasi dibidang teknologi web, berbagi komponen-komponen yang terkait dengan teknologi web, mempromosikan teknologi web, serta mengajarkan orang-orang untuk menyelam lebih dalam kelautan teknologi web.

Untuk 2 orang tersebut, gue belum bisa menjamin apa-apa untuk sekarang. Pertama, karena gaji gue masih pas-pas-an dari kantor yang sekarang. Kedua, kita belum ada portfolio apa-apa. Ketiga, sama sekali belum ada uang yang mengalir. Untuk sekarang, gue hanya menjamin ke mereka dalam pengalaman & networking.

Semua yang akan kita kerjakan di Evilfactory, harus berdampak untuk orang lain juga. Misal, membantu orang lain untuk belajar koding, membantu orang lain memahami teknologi web modern, membantu pekerjaan orang lain, membantu orang lain bisa produktif, dan lain-lain. Jika kita ingin membuat sesuatu, dan dampak untuk orang lainnya tidak ada, maka sudah jelas kita akan cari ide lain (meskipun mungkin berdampak untuk diri kita sendiri).

It's all about impact. Our hobby is learning, and our passion is writing code to solve an existing problem/providing a solution to existing/future problem. That's it.

Karena gue belum bisa menjamin apa-apa, maka gue pun enggak berharap jaminan juga dari mereka. We work slowly, but seriously. Gue enggak berharap bahwa Evilfactory adalah tempat untuk menetap, tapi gue berharap Evilfactory adalah tempat untuk singgah. Ketika kita sudah jenuh dengan pekerjaan kita, let's back to evilfactory. Ketika kita sudah merasa ada sesuatu yang ingin dibagikan, let's back to evilfactory. Ketika kita sudah merasa ada sesuatu yang ingin dikerjakan, let's back to evilfactory. Begitu, tidak menetap, hanya singgah. Yang penting, berdampak.

We need to sustain

Enggak mungkin kita ingin melakukan pekerjaan tanpa imbalan. Amalan-amalan baik kita didunia pun, pasti kita menginginkan imbalan diakhirat. Gue yakin lo pasti akan nuntut, ketika amal-amal baik lo didunia, ternyata tidak diberikan imbalan ketika diakhirat nanti (yang meskipun enggak mungkin terjadi, sih).

And so we are.

Misi kita adalah untuk menyelesaikan masalah yang kita miliki terlebih dahulu. Semoga solusi yang kita berikan juga menyelesaikan permasalahan yang dialami oleh orang lain juga. Lalu, kita akan mencoba untuk membuat solusi dari permasalahan orang banyak, atau bila memang kapabilitas kami masih kurang, kami akan mencoba untuk menawarkan sesuatu untuk mempermudah suatu pekerjaan.

Dan gue yakin, ketika "kita" sebagai "manusia" merasa terbantu, atau merasa senang dengan "sesuatu" yang "ada", kita akan dengan senang hati mengeluarkan "uang" kita untuk "sesuatu" tersebut. Terlebih, bila dampak yang kita terima, tak sebanding dengan uang yang kita keluarkan. Terlebih, bila kita tidak terlalu "menganggap" uang sebagai sumber "kebahagiaan" satu-satunya. Do you realize why you pay Spotify each month, or why you buy a book each month, or anything you paid for in your life? Yes, to fulfill your needs.

Beli makan, kenyang, senang.

Beli buku, dapat pengetahuan, senang.

Langganan spotify, mendengarkan lagu, senang.

Ada impact dibalik itu yang jarang kita sadari. Dengan membeli makan, kita membantu menyambung kehidupan seseorang. Baik kasir, ob, karyawan lain, atau bahkan chef. Atau bila beli langsung di warteg/burjo/angkringan, uangnya langsung diterima oleh si pemilik tersebut.

Begitupula dengan membeli buku. Sang penulis mungkin bisa lebih semangat untuk menerbitkan buku baru yang lebih bagus & baik, termotivasi untuk menulis lebih rajin, termotivasi bahwa hasil dari yang dia tulis ternyata memberikan manfaat ke banyak orang.

Begitupula dengan Spotfy. Sang artis mendapat apresiasi akan lagu yang mereka buat, mendapat "hadiah" akan jerih payah mereka dalam membuat lagu & mengatur ritme dan instrumennya, termotivasi untuk terus membuat lagu-lagu baru yang lebih baik & bagus, yang memberikan dampak ke orang banyak.

Dan gue rasa, mungkin yang telah gue jabarkan diatas juga akan berdampak kepada sesuatu yang sedang kita buat ini. I believe with that. Jika belum, berarti manfaat; Dampak baik, dan "kesenangan/kebahagiaan" yang didapat belum banyak, atau belum terasa, atau belum terlalu berdampak untuk hidup mereka. We should try harder.


That's it folks. Segala sesuatu yang gue (khususnya) lakukan, harus selalu memiliki dampak baik. Terlebih bila bermanfaat untuk orang lain juga, terlebih bisa menimbukan rasa kesenangan/kebahagiaan juga. That's motivate me to try harder and wider.

Kita punya banyak ide, tapi gue sadar dengan kapabilitas dan kuantitas tim yang ada. Jika kamu tertarik meluangkan waktu (dan tenagamu) untuk membantu kita, lo bisa kontak gue di Telegram atau email. We are very welcome to all applicants in various level. Yang penting ada kemauan untuk belajar & berkembang, kemauan untuk memberikan dampak, dan kemauan untuk mencoba-dan-gagal.

Thanks for stopping by, love you!

PS: In here, I more focusing in managing people rather than writing a code. I have a mission to "scaling" on a people, not the single line code I wrote. We are speaking in English too.